CVT Indonesia – Proses pembuatan mobil from scratch to a car bukanlah perkara mudah. Belum lagi untuk menjaga kualitas built quality dengan standar internasional. Hyundai dengan tangan terbuka membuka informasi cara mereka menjaga kualitas mobil-mobilnya saat keluar pabrik.
Perlu diketahui, produksi mobil Hyundai memakan waktu yang sangat cepat, yakni 1 mobil hanya dalam 3 menit. Berarti setiap satu jam akan terproduksi sebanyak 20 unit mobil.
Nah setelah selesai diproduksi, mobil mobil ini tidak akan langsung dikirimkan ke diler, melainkan harus melalui beberapa tahap pengecekan quality control.

“Untuk kepuasan pelanggan, kami melakukan standarisasi dengan lima kali pengecekan atau Quality Control (QC),” ujar Budhi Arifani, Head of PIO & Logistic PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) kepada media di pabrik Hyundai, CIkarang baru-baru ini.
Sebelum masuk ke tahap QC, mobil akan dijemur selama sekitar 2 jam di Port Installation Option (PIO). Setelah itu baru mobil akan menuju area untuk pencucian dan dikirimkan ke diler masing-masing baik di Indonesia ataupun kebutuhan ekspor.
BACA JUGA: Sistem Berlangganan Baterai Mobil Listrik VinFast Buat Harga Mobil Listrik Lebih Terjangkau
Budhi menambahkan, QC pertama dilakukan di area sign off dan money gate. Kemudian QC kedua akan dilakukan setelah mobil selesai dari bagian PIO.

QC selanjutnya dilakukan saat mobil berada di Loading Zone, zona ini berada sebelum mobil diangkut oleh truk khusus yang biasa kita lihat di jalan.
QC keempat tidak dilakukan di pabrik melainkan di diler masing-masing untuk proses perawatan, termasuk polishing dan pengecekan kendaraan.
“QC kelima masuk saat mobil diserahkan ke konsumen, lima tahapan ini menjadi standar global Hyundai untuk melakukan proses perawatan.” lanjut Budhi.
Budhi menambahkan, mobil-mobil yang berada di stockyard juga tidak didiamkan begitu saja, melainkan akan dilakukan perawatan dengan memanaskan mesin dan mobilnya digerakkan, jadi tidak hanya diam lama di tempat.
BACA SELANJUTNYA: Anime Ini Berikan Foreshadow Model Sports Car Baru Toyota, Akankah Jadi Kenyataan?