OTW Indonesia - Geely Auto sukses menuntaskan program uji ketahanan musim dingin lintas negara dengan line-up kendaraan energi barunya (New Energy Vehicle/NEV) di kawasan Skandinavia. Uji ketahanan Geely di musim dingin itu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dari Swedia menuju Norwegia.
Uji ketahanan Geely itu sukses dituntaskan oleh lini produk EV mereka, tanpa pengisian ulang daya maupun bensin, dan diakhiri dengan perjalanan menuju Samudra Arktik.
Sejumlah model hybrid Geely ikut ambil bagian dalam ekspedisi tersebut, termasuk Geely Starray EM-i yang telah dipasarkan di Indonesia.
Selain itu terdapat Geely V900, Geely M9, Geely XingYao 8, Geely A7, dan Geely XingYao 6 yang diuji untuk melihat performa kendaraan dalam suhu ekstrem di bawah nol derajat.
Baca juga: Geely EX2 Mulai Diserahkan ke Konsumen Pertama di Indonesia
Program ini menjadi langkah pertama bagi merek otomotif independen asal Tiongkok yang melakukan uji ketahanan musim dingin di wilayah Lingkar Arktik untuk seluruh portofolio produknya. Pengujian tersebut mencakup berbagai teknologi kendaraan energi baru, mulai dari battery electric, hybrid, extended-range, hingga metanol.
Uji Ketahanan Geely di Fasilitas Pengujian Kutub

Pada pelaksanaannya, ekspedisi ini turut menjalani pengujian suhu ekstrem di Colmis Proving Ground di Eropa Utara.
Fasilitas itu berada di lintang tinggi Eurasia dan dikenal memiliki kondisi lingkungan yang sangat menantang, seperti kelembapan tinggi, jalan dengan lapisan black ice, serta minim pencahayaan akibat fenomena malam kutub.
Berbagai sistem kendaraan diuji dalam kondisi tersebut, termasuk stabilitas fitur ADAS, kemampuan kendaraan beradaptasi dengan suhu di bawah nol, hingga performa sistem penggerak AWD di permukaan bersalju dan berlapis es.
Selain itu, pengujian juga mencakup kinerja ban musim dingin berpaku, kapasitas traksi, serta kemampuan kendaraan membawa beban di kondisi ekstrem.
Baca juga: Geely Starray EM-i Tembus 1.000 Km, Bukti Efisiensi SUV Hybrid di Jalanan Indonesia

Hasil dari uji ketahanan Geely akan digunakan untuk meningkatkan teknologi kendaraan jenama asal Tiongkok itu di masa depan.
Data yang dikumpulkan meliputi performa sistem termal, kalibrasi kontrol traksi, keandalan sensor, serta daya tahan berbagai komponen kendaraan.
Saat ini Geely juga telah mengembangkan jaringan pengujian global dengan enam fasilitas utama di berbagai wilayah, termasuk Tiongkok dan Eropa. Ke depan, perusahaan berencana memperluasnya menjadi 16 basis pengujian global.
Tetap pantengin terus website OTWIndonesia.com & channel Youtube OTW Indonesia untuk mengetahui informasi terkini seputar dunia otomotif.


































